Negara Dengan Durasi Puasa Terpanjang Dan Terpendek


  • Eds@annisatravel.com
  • 17 Mei 2018
Negara Dengan Durasi Puasa Terpanjang dan Terpendek

AnnisaTravel - Sahabat Annisa, bulan Ramadhan adalah saat dimana umat muslim di seluruh dunia mempersiapkan diri mereka untuk sebulan berpuasa dari fajar hingga matahari terbenam. Berpuasa adalah salah satu dari lima rukun Islam, untuk memurnikan diri melalui puasa, doa dan kegiatan spiritual.

Durasi puasa setiap harinya tergantung pada jumlah jam antara matahari terbit dan terbenam, juga pada musim/cuaca yang terjadi. Selama bulan-bulan musim panas, mereka yang mengamati Ramadhan harus berpuasa lebih lama karena hari yang lebih panjang dengan variasi tergantung di negara mana tempat mereka tinggal.

Eropa
Denmark akan memiliki sekitar 19 jam puasa tahun ini, jika sebelumnya berpuasa di sana membutuhkan waktu 21 jam pada 2017. Adapun Swedia, Islandia dan Norwegia, negara-negara Nordik masih akan memiliki waktu sekitar 20 jam puasa. Muslim di Belanda, Belgia dan Jerman akan berpuasa selama 18 jam, sementara di Spanyol mereka akan berpuasa selama 17 jam.

Timur Tengah & Afrika Utara
Wilayah Timur Tengah dan Afrika Utara akan mengalami durasi puasa sedikit lebih pendek daripada di Eropa. Puasa akan terjadi selama 15 jam di Kuwait, Irak, Arab Saudi, Yordania, dan selama 16 jam di Maroko, Aljazair, Tunisia, dan Libya. Sementara di Sudan, umat Islam akan berpuasa selama 13 jam.

Asia & Australia
Di Asia, kebanyakan Muslim akan berpuasa selama 14-16 jam, termasuk di Indonesia. Pakistan dan Bangladesh akan berpuasa selama 14 jam, sementara India akan berpuasa selama 15 jam. Australia, yang mendekati musim dinginnya, akan berpuasa selama 12 jam.

Amerika Utara & Selatan
Sementara di Amerika Serikat dan Kanada, muslim akan berpuasa selama lebih kurang 16 - 19 jam perhari, tergantung lokasi mereka benar=benar tinggali. Untuk wilayah Brazil & Argentina mereka menjalani puasa untuk 12 jam saja.



Marhaban Ya Ramadhan! Selamat berpuasa, Sahabat Annisa!